Tampilkan postingan dengan label Tanaman Obat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tanaman Obat. Tampilkan semua postingan

Manfaat Tanaman Obat Daun Pegagan

Posted by Unknown Selasa, 25 Februari 2014 0 comments

Tanaman obat adalah tanaman yang memiliki manfaat sebagai obat. Tanaman ini juga lebih sering disebut sebagai tanaman herbal yang menjadi alternatif pengobatan suatu penyakit. Menjadi alternatif lain karena orang biasanya lebih mengutamakan pengobatan medis yang teruji secara klinis daripada pengobatan secara herbal. Namun ketika pengobatan secara medis belum menunjukkan hasil, pengobatan secara herbal kembali diminati. Pada hakikatnya, pengobatan dengan jenis-jenis tanaman obat ini telah dulu ada di dunia ini, dan digunakan untuk menyembuhkan segala jenis penyakit sejak jaman kerajaan. Seperti misalnya khasiat tanaman obat pegagan. Namun tidak hanya menjadi pengobatan alternatif, hingga kini masih banyak orang yang mengutamakan pengobatan secara herbal dengan menggunakan pegagan karena faktor keamanannya.

 

Ciri-ciri Tanaman Obat Daun Pegagan

Tanaman obat daun pegagan ini tumbuh menyebar dari Samudera Hindia hingga ke daerah tri=opis Asia, termasuk Indonesia. Tanaman yang memiliki nama latin Centella asiatica ini sebenarnya adalah tumbuhan liar yang tumbuh rendah, atau dikenal juga dengan istilah daun kaki. Tanaman ini tumbuh dengan batang horizontal sehingga memiliki ketinggian yang sangat minim dengan ruas akarnya yang selalu menjalar di sekitar permukaan tanah. Tanaman ini sebenarnya tidak memiliki batang utama, namun hanya berdiri dengan stolon dan rimpang pendek dengan panjang antara 10 hingga 80 cm. Daun tanaman obat ini termasuk jenis daun tunggal dengan panjang hingga 15 cm, dan berbentuk menyerupai ginjal. Bagian tepi daun sedikit bergerigi yang terdiri dari roset antara 2 sampai 10 helai daun.

Tanaman obat yang juga dikenal sebagai komposisi utama cairan anti jerawat produk kosmetik ini memiliki buah kecil yang berbentuk lonjong atau pipih dengan panjang kurang dari 2, 5 mm. Buah pegagan warnanya kuning semburat cokelat dan berdinding buah tebal. Meskipun baunya wangi, namun jangan coba-coba untuk memakannya karena rasanya yang sangat pahit. Jika ingin dikonsumsi, tanaman pegagan akan sangat nikmat disantap bagian daunnya sebagai lalapan.

Manfaat Tanaman Obat Daun Pegagan

Selain sebagai lalapan, tanaman obat daun pegagan juga sangat bermanfaat untuk menghilangkan selulit dan sebagai suplemen yang menambah daya pikir otak. Dengan rajin mengkonsumsi olahan daun pegagan, seseorang akan terhindar dari kepikunan dini, sehingga daya ingat pun akan jauh lebih tajam pada saat usia tua. Sedangkan manfaat lainnya yaitu sebagai penyembuh maag, asma, typhus, demam, pembengkakan, batuk, dan penambah nafsu makan dapat diatasi dengan memperhatikan perbedaan dosis dan penambahan bahan yang digunakan untuk mengolah pegagan.

Untuk penyembuhan masalah pencernaan seperti maag, kembung, dan untuk meningkatkan nafsu makan, cukup ambil 5 gram tanaman obat daun pegagan segar. Seduh dengan sedikit air kemudian tumbuk hingga tercipta cairan hijau pekat yang dapat diperas airnya. Air perasan pegagan inilah yang dapat dikonsumsi sebagai penyembuh masalah pencernaan. Sementara untuk penyembuhan tyfus, cukup ambil 1 genggam daun pegagan disertai ½ gengam daun jintan dan 5 batang tapak liman. Semua bahan itu dicuci bersih lalu dikukus untuk kemudian diambil airnya. Dengan penambahan 1 sdm madu, air olahan pegagan dan bahan lainnya siap untuk di minumkan pada pasien typhus.

 

Description: Tanaman obat daun pegagan selain dikenal sebagai lalapan juga bermanfaat untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit dari mulai pencernaan hingga masalah jerawat pada kulit.


Baca Selengkapnya ....

Mengenal Tanaman Obat sebagai Sarana Pengobatan

Posted by Unknown Minggu, 23 Februari 2014 0 comments
Tanaman obat adalah tanaman yang memiliki manfaat sebagai obat. Tanaman ini juga lebih sering disebut sebagai tanaman herbal yang menjadi alternatif pengobatan suatu penyakit. Menjadi alternatif lain karena orang biasanya lebih mengutamakan pengobatan medis yang teruji secara klinis daripada pengobatan secara herbal. Namun ketika pengobatan secara medis belum menunjukkan hasil, pengobatan secara herbal kembali diminati. Pada hakikatnya, pengobatan dengan jenis - jenis tanaman obat ini telah dulu ada di dunia ini, dan digunakan untuk menyembuhkan segala jenis penyakit sejak jaman kerajaan. Namun tidak hanya menjadi pengobatan alternatif, hingga kini masih banyak orang yang mengutamakan pengobatan secara herbal karena faktor keamanannya.
 

Pengobatan Utama dengan Tanaman Obat

Tanaman obat dijadikan sarana pengobatan utama tidak lain karena tidak adanya efek samping yang ditimbulkan oleh tanaman obat. Berbeda dengan obat-obatan medis yang memiliki efek samping yang berbeda kepada pasiennya, seperti alergi misalnya. Tanaman obat pada dasarnya adalah tanaman yang diolah sendiri sehingga pasien tahu benar kualitas bahan yang digunakan sebagai oat. Karenanya di dalam olahan tanaman obat, tidak ada campuran bahan pengawet, pewarna dan perasa yang berisiko menyebabkan penolakan terhadap kondisi tubuh yang sudah lemah.
Tanaman obat pada dasarnya telah digunakan sejak jaman Yunani Kuno. Dalam sejarah yang tercatat dalam De Materia Medica, tercatat ada ribuan jenis tanaman obat dan berbagai manfaatnya. Selain menggunakan tanaman obat, bangsa Yunani Kuno juga dikenal sebagai bangsa pertama yang menemukan manfaat Lavender dan Rosemary sebagai jenis tanaman obat baru. Seperti halnya bangsa Yunani, Cina juga dikenal sebagai bangsa yang mengandalkan tanaman obat sebagai pengobatan utamanya, bahkan hingga saat ini. Tercatat ada setidaknya 247 jenis tanaman dan bahan-bahan yang dapat digunakan untuk mengobati berbagai jenis penyakit.

Tanaman Obat Keluarga

Tanaman obat keluarga atau yang sering disingkat sebagai TOGA, adalah jenis tanaman obat yang dapat ditemukan di pekarangan rumah. Tanaman obat keluarga ini sebenarnya bukannya tanpa sengaja ditemukan di halaman rumah, namun memang telah dipersiapkan sebuah tanah atau lahan guna ditanami aneka tanaman yang bermanfaat untuk obat-obatan keluarga. Hingga kini tanaman obat keluarga (TOGA) telah dibudidayakan dan dijual secara massal. Selain bertujuan untuk mencari keuntungan, pengembangan usaha tanaman obat keluarga ini juga dimaksudkan agar setiap keluarga memiliki persediaan obat secara mandiri.
Penggunaan tanaman obat yang paling umum untuk keluarga, misalnya adalah untuk pengobatan masuk angin. Masuk angin sebenarnya disebabkan oleh terkumpulnya gas yang tidak rata pada tubuh, sehingga tubuh terasa lemas, disertai gejala influenza, mual, dan pusing. Secara umum sebenarnya masuk angin adalah alarm bagi tubuh yang mengindikasikan bahwa tubuh sedang kelelahan atau sedang membutuhkan proteksi yang lebih, sehingga kunci utama dalam penyembuhannya adalah istirahat yang cukup. Namun selain istirahat, untuk mempercepat penyembuhan masuk angin dapat diramu tanaman obat seperti jahe merah, kencur, dan temu lawak. 


Description: Tanaman obat adalah tanaman yang memiliki manfaat untuk obat, yang telah digunakan sebagai pengobatan utama sejak dulu, karena bebas dari efek samping dan sifatnya yang herbal.






Baca Selengkapnya ....
Bamz | Copyright of Informasi tentang tanaman herbal untuk pengobatan.
DechaCare.com, Situs Pelayanan Kesehatan
Informasi Obat, Informasi Kesehatan, Forum Kesehatan, Kalender Kesehatan, Humor Kesehatan, Situs Pelayanan Kesehatan

DMCA.com Protection